عربي English עברית Deutsch Italiano 中文 Español Français Русский Indonesia Português Nederlands हिन्दी 日本の
Knowing Allah
  
  

Under category Bagaimana mengikuti Rasulullah saw.
Creation date 2007-11-22 04:03:20
Article translated to
العربية   
Hits 15476
kirim halaman ini ke teman anda
العربية   
kirim halaman ini ke teman anda Print Download article Word format Share Compaign Bookmark and Share

   

 

1.       jika rasulullah saw. sedang berjalan badannya agak condong kedepan seolah-olah beliau sedang berjalan di tempat yang menukik kebawah (berjalan dengan tidak sombong), beliau berjalan dengan cepat dan berjalan dengan gaya yang indah dan tenang.

 

2.       terkadang rasulullah saw. berjalan dengan memakai alas kaki dan terkadang dengan tidak memakai alas kaki.

 

 

3.       rasulullah saw. menunggangi kuda, unta, bighal dan keledai, beliau membonceng di depan dan di belakangnya.

 

4.       terkadang beliau duduk di tanah, terkadang duduk di atas kain kecil, terkadang beliau duduk diatas tikar.

 

 

5.       rasulullah saw. bersandar pada bantal, terkadang beliau bersandar dengan sisi kirinya terkadang dengan sisi kanannya.

 

6.       terkadang beliau berjongkok, terkadang beliau berbaring tidur terlentang, terkadang beliau meletakkan kaki kanannya di atas kaki kirinya, terkadang jika beliau butuh untuk bersandar karena letih maka beliau bersandar kepada sahabatnya.

 

 

7.       rasulullah saw. melarang duduk di perentaraan tempat yang teduh dan yang terkena sinar matahari.

 

8.       rasulullah saw. memakruhkan kepada orang yang sedang mengadakan pertemuan dan pada tempat tersebut sunyi dari zikir kepada allah swt., beliau bersabda:

 

“barangsiapa yang duduk dalam suatu pertemuan dan  (pada pertemuan tersebut) tidak pernah di sebutkan nama allah swt. maka allah swt. akan menimpakan atasnya penyesalan”.(hr. abi daud).

 

9.       rasulullah saw. bersabda:

 

”barangsiapa yang duduk dalam suatu pertemuan yang banyak di dalamnya hiruk pikuk, kemudian beliau mengatakan sebelum bangkit dari tempat duduknya: “subhanakan allahumma wabihamdik, asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik”. maka dia akan di ampuni terhadap (kesalahan-kesalahan) yang terdapat pada majlis tersebut”. (hr. abi daud dan tirmidzi).

 

artinya:  “maha suci engkau, ya allah aku memuji-mu, aku bersaksi bahwasanya tiada tuhan selain engkau, aku minta ampun dan beraubat kepada-mu”.

 

 

 




                      Previous article                       Next article




Bookmark and Share


أضف تعليق

You need the following programs: الحجم : 2.26 ميجا الحجم : 19.8 ميجا