1. Articles
  2. Macam-macam Syirik
  3. Syirik andaad (membuat tandingan) tanpa menta'thilnya

Syirik andaad (membuat tandingan) tanpa menta'thilnya

Under category : Macam-macam Syirik
1201 2014/08/16 2020/11/30
  1. Yaitu kesyirikan orang yang menjadikan tandingan bersama Allah Shubhanahu wa ta’alla, tanpa harus menghilangkan nama-nama dan sifat-sifat -Nya serta rububiyah -Nya. Diantaranya adalah:

    1. Syiriknya orang Nashrani yang menjadikan Allah Shhubhanahu wa ta’alla itu ada tiga. Yang dikenal dengan konsep trinitas, mereka menjadikan al-Masih sebagai Ilah, dan ibunya sebagai Ilah.
    2. Syiriknya orang Majusi[1] , yang menyandarkan seluruh kejadian baik pada cahaya dan seluruh kejadian buruk pada kegelapan.
    3. Syiriknya orang Qodariyah[2], yang menyatakan kalau binatang mampu menciptakan gerak perbuatannya sendiri, bahwa perilaku binatang tersebut terjadi tanpa melalui masyi'ah (kehendak) dan kemampuan Allah Shubhanahu wa ta’alla terlebih dahulu. Oleh karenanya orang Qodariyah mirip dengan keyakinannya orang Majusi.
    4. Kesyirikan orang yang mendebat Nabi Ibrahim dalam masalah siapa rabbnya. Sebagaimana kejadiannya diabadikan oleh Allah Shubhanahu wa ta’alla dalam firman -Nya:

 

﴿ أَلَمۡ تَرَ إِلَى ٱلَّذِي حَآجَّ إِبۡرَٰهِ‍ۧمَ فِي رَبِّهِۦٓ أَنۡ ءَاتَىٰهُ ٱللَّهُ ٱلۡمُلۡكَ إِذۡ قَالَ إِبۡرَٰهِ‍ۧمُ رَبِّيَ ٱلَّذِي يُحۡيِۦ وَيُمِيتُ قَالَ أَنَا۠ أُحۡيِۦ وَأُمِيتُۖ قَالَ إِبۡرَٰهِ‍ۧمُ فَإِنَّ ٱللَّهَ يَأۡتِي بِٱلشَّمۡسِ مِنَ ٱلۡمَشۡرِقِ فَأۡتِ بِهَا مِنَ ٱلۡمَغۡرِبِ فَبُهِتَ ٱلَّذِي كَفَرَۗ وَٱللَّهُ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ٢٥٨ ﴾ [البقرة: 258]

 


"Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). ketika Ibrahim mengatakan: "Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan," orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan". Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim". (QS al-Baqarah: 258). 

 

 

Disini orang tersebut menjadikan dirinya sebagai tandingan bersama Allah ta'ala. Mengklaim bisa menghidupkan dan mematikan,  sebagaimana Allah Shubhanahu wa ta’alla menghidupan dan mematikan. Maka nabi Ibrahim melazimkan untuk membantah ucapannya agar dapat mendatangkan matahari dari selain arah yang Allah Shubhanahu wa ta’alla terbitkan. Karena rotasi matahari bukan hanya sekedar perindahan biasa seperti disangka oleh tukang debat, tapi, sebuah kepastian untuk membukam persangkaan mereka jika memang benar.


  1. Syiriknya Fir'aun manakala mengucapkan:

 

﴿ وَقَالَ فِرۡعَوۡنُ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡمَلَأُ مَا عَلِمۡتُ لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرِي٣٨﴾   [ القصص: 38 ] 

"Dan berkata Fir'aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku". (QS al-Qashash: 38).

 

        Serta penukilan yang Allah Shubhanahu wa ta’alla kisahkan tentang ucapan pembesar terhadap kaumnya:

 

﴿ وَقَالَ ٱلۡمَلَأُ مِن قَوۡمِ فِرۡعَوۡنَ أَتَذَرُ مُوسَىٰ وَقَوۡمَهُۥ لِيُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ وَيَذَرَكَ وَءَالِهَتَكَۚ ١٢٧ ﴾ [ الأعراف: 127 ]

"Berkatalah pembesar-pembesar dari kaum Fir'aun (kepada Fir'aun): "Apakah kamu membiarkan Musa dan kaumnya untuk membuat kerusakan di negeri ini (Mesir) dan meninggalkan kamu serta tuhan-tuhanmu?". (QS al-A'raaf: 127).




[1] . Majusi adalah kelompok yang beriman pada dua unsur, cahaya abadi dan kegelapan yang kelam. Mereka berselisih tentang sebab terjadinya kedua hal tersebut. dan mereka dalam hal ini terbagi menjadi empat sekte. Zawarotiyah, Maskhiyah, Kharmadiniyah, dan Bahafaridiyah. Diantara pokok keyakinan sebagian mereka ialah bahwa manusia semuanya bersekutu dalam harta, wanita dan seluruh kelezatan dunia. Lihat perinciannya dalam kitab al-Milal wan Nihal 2/73. al-Firaq bainal Firaq hal: 276.

 


[2] . al-Qodariyah ialah para pengikut Ma'bad bin Khalid al-Juhani, sebagai pencetus yang mengingkari adanya takdir. Diantara pemikiran yang mereka usung ialah menafikan kemampuan seorang hamba untuk berbuat. Dia seorang yang shoduq (jujur) dalam periwayatan hadits, dan pendirinya Ma'bad hukum mati oleh Abdul Malik dan disalib hingga mati di Damaskus pada tahun 85 H. lihat al-Firaq banial Firaq hal: 18-20. Tadzhibu Tahdzibil Kamal hal: 383.

Previous article

Articles in the same category

Website Muhammad Rasulullah saw.It's a beautiful day