1. Articles
  2. DIINUL-HAQ
  3. Kelima: Konsep Islam Tentang Sikap Memikul Beban Bersama dan Saling Membahu

Kelima: Konsep Islam Tentang Sikap Memikul Beban Bersama dan Saling Membahu

Under category : DIINUL-HAQ
2245 2013/11/11 2024/04/18

Allah ta’ala memerintahkan kaum muslimin untuk bekerja sama dan tolong menolong sesama mereka dalam hal moril maupun materil sebagaimana hal itu telah dijelaskan pada bab zakat dan shadaqah.

Allah ta’ala mengharamkan seorang muslim menyakiti manusia dalam bentuk apapun. Hingga membuang sesuatu yang menganggu di jalan Allah haramkan dan memerintahkan seorang muslim untuk membuangnya jika ia lihat, sekalipun yang meletakkannya orang lain serta menjanjikan baginya pahala atas perbuatan itu sebagaimana Dia memberi ancaman siksa bagi yang melakukan gangguan itu.

Allah mewajibkan orang mukmin mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri dan membenci bagi saudaranya apa yang dia benci untuk dirinya.

Allah ta’ala berfirman:

 

“Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS.Al Maidah : 2).

Allah berfirman:

 

 “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu.” (QS.Al Hujurat: 10).

 

Allah berfirman:

 

 “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka Kami memberi kepadanya pahala yang besar”. (QS.An Nisa : 114). 

Rasulullah r bersabda:

(( لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ ))

 “Tidak sempurna iman salah seorang kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri.” (HR. Muslim).

Beliau bersabda pada khutbahnya yang agung yang beliau sampaikan di akhir hayatnya ketika haji wada’ dalam rangka menegaskan kembali apa yang pernah beliau perintahkan sebelumnya :

(( يآأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ رَبَّكُمْ وَاِحِدٌ، وَأَبَاكُمْ وَاحِدٌ، أَلاَ لاَ فَضْلَ لِعَرَبِيٍّ عَلَى عَجَمِيٍّ، وَلاَ لِأَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ وَلاَ لِأَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ إِلاَّ بِالتَّقْوَى، أَبَلَّغْتُ؟ قَالُوْا أَبْلَغَ رَسُوْلُ اللهِ ))

 “Wahai manusia, sesungguhnya Rabb kalian adalah satu, bapak kalian adalah satu. Ketahuilah tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas non Arab ataupun non Arab atas orang Arab. Dan tidak ada kelebihan orang kulit hitam atas kulit merah maupun kulit merah atas kulit hitam melainkan dengan taqwa. Sudahkah aku sampaikan? Para sahabat menyahut: “Rasulullah benar telah menyampaikan.”  

Beliau juga bersabda :

(( إِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذاَ، فِيْ شَهْرِكُمْ هَذَا، وَفِيْ بَلَدِكُمْ هَذَا، أَلاَ هَلْ بَلَّغْتُ؟ قَالُوْا: نَعَمْ، فَرَفَعَ أُصْبُعَهُ إِلىَ السَّمَاءِ ، وَقَالَ: اللَّهُمَّ اشْهَدْ ))

 “Sesungguhnya darah kalian, harta kalian dan kehormatan kalian haram atas kalian sebagaimana kehormatan hari kalian ini pada bulan kalian ini dan pada negri kalian ini. Sudahkah Aku sampaikan?” Para sahabat menyahut : “Ya”. Lalu beliau mengangkat jari ke langit seraya bersabda : “Ya Allah saksikanlah.”

 

Previous article Next article
Website Muhammad Rasulullah saw.It's a beautiful day